Jumat, 14 Juli 2017

[Beauty 101] Skincare Q&A

Kali ini saya mau nulis tentang Q&A mengenai skincare, ya. Udah pantes kan nulis Q&A? Enggak kaya vlogger sekarang yang baru upload video sebiji lalu bikin Q&A lol lol lol. Jadi, Q&A ini adalah kumpulan dari beberapa pertanyaan yang saya terima mengenai skincare baik dari komen, inbox FB, e-mail dllnya yang tidak terjawab ataupun lupa terjawab. Mari kita mulai, ya.




Q: Dew, kok sekarang jadi beauty blogger?
A: Sebenernya, sejak saya rajin nge-blog di tahun 2010-an awal niche-nya adalah beauty and literature. Simply because I love both of ‘em. And my first job as a writer di salah satu agensi lokal di Bandung pun adalah karena blog beauty and literature itu. Cuma, beberapa tahun ke belakang, saya mengalami banyak hal mulai dari skin purging, migrasi ke Jakarta, nikah, hamil, punya anak dan lainnya yang bikin agak enggak sempat buat nulis sehingga jadinya blog ini agak terbengkalai dan post beauty-nya plus literature pun melempem. Sekarang daripada bosen di rumah, karena udah enggak kerja, di sela-sela waktu saat anak tidur, saya nge-blog sesempatnya. Semoga istiqomah.

Q: Sebenernya skincare yang dipost di blog itu bisa dipake sama cowo enggak sih?
A: BISA! Suami kadang saya pakein, kalau enggak lagi males ya, dan hasilnya bagus. Komedonya berkurang dan wajahnya jadi lebih bersih. Bahkan SK-II juga baru belakangan menciptakan produk khusus buat laki, sebelumnya mereka pakai SK-II biasa juga kok. Bedanya mungkin pilih yang untuk kulit oily atau combi saja karena kulit laki-laki cenderung lebih berminyak.

Q: Kenapa kok skincare-nya mahal-mahal?
A: Mahal atau enggak itu relatif. Hanya karena saya suka pakai FTE-SK II enggak berarti kalau semua skincare yang saya pakai merknya SK-II. Saya pakai Wardah juga kok yang Rp 25rb dan lainnya. Cuma mungkin enggak sempat di-post. Tapi kalau ada yang tanya, ya saya kasih tahu. Nanti mungkin akan saya post skincare yang lebih terjangkau, ya.

Q: Kenapa kebanyakan pakai skincare Korea?
A: Truth to be told, skincare Korea jika dibandingkan dengan merk local low-end atau intenasional mid to high-end macam SK-II, The Body Shop, Kiehl’s, dan lainnya tergolong lebih murah, lebih natural dan lebih aman karena standardisasi di sana emang ketat. Why should I splurge when I can steal? Jadi biasanya, saya cari apa yang saya butuhkan dari brand-brand mahal-mahal itu. Lalu, saya cari dupe-nya di merk Korea dengan harga yang lebih murah. Misal, FTE SK-II bisa diganti di FTE Missha dengan benefit yang hampir sama. 

Q: Kok mau sih pakai semua skincare itu berlayer-layer? Enggak takut apa, kan kimia semua?
A: Sebelum saya pakai, saya cek dulu apakah skincare ini aman atau enggak. Apakah terdaftar di negaranya sebagai produk aman atau enggak, baru saya pakai. And btw, semua yang ada di dunia ini adalah kimia. Tahukan kalau air itu secara adalah H2O yang mana itu adalah senyawa kimia? 

Q: Kenapa enggak pakai bahan alami aja, kan lebih aman?
A: Yakin? Coba kamu gunakan lemon atau jeruk, terus keluar rumah dan berjemur di bawah sinar matahari beberapa menit, kulit kamu akan terbakar. Enggak semua bahan alami itu aman digunakan jika tidak tahu caranya. Seperti yang saya bilang di atas, lemon atau jeruk atau bahan alami yang tinggi akan vitamin C akan membuat kulit kamu terbakar jika tidak digunakan secara benar. Bahan-bahan natural ini juga karena mentah, jika kamu memiliki alergi dengan bahan tertentu makan tingkat alerginya akan nambah.

Q: Saya pakai skincare ini kok enggak cocok? Kok di kamu cocok di saya enggak?
A: Layaknya jodoh, skincare itu juga sama, gimana jodohnya. Selain itu, kondisi kulit dan gaya hidup juga memengaruhi. Jadi, selamat mencari jodohnya. Tapi kalau mau bertanya untuk ditunjukkan arah berdasarkan jenis kulit, umur dan lainnya, silakan. Saya akan menjawab berdasarkan pengalaman.

Q: Dew, kok itu banyak skincare kecil-kecil di rumah? Enggak beli yang besar sekalian? (biasanya yang nanya orang yang suka main ke rumah)
A: Kalau nemu kaya gini, berarti masih trial and error. Kalau ditanya emang enggak takut kalau coba-coba? Sebenernya agak khawatir, tapi mau gimana lagi? Cuma bedanya, kalau kemasan kecil ini enggak cocok bisa langsung buang. Atau enggak bisa dicampur ke body lotion (kalau serum atau cream) terus dipake deh. Daripada beli yang besar lalu nyesel dan mubazir, kaya Cosrx tempo hari.

Q: Apa sih yang jadi pertimbangan saat mau nyoba skincare baru?
Pertama kebutuhan kulit, kulit butuhnya apa. Lalu, komposisi skincare itu kaya gimana. Terakhir baru harga, duitnya ada atau enggak buat beli. Kalau enggak ada duitnya yaudah nyari yang lain atau nabung dulu, lalu mulai lagi dari awal. Wkwkwkw. Jadi saya mulai dari kebutuhan ya bukan keinginan agar enggak BPJS.


Nah, udah segitu dulu Q&A-nya, semoga menjawab pertanyaan yang ada di hati. Jangan panjang-panjang, biar bisa bikin sesi duanya wkwkw. Kalau ada pertanyaan lagi silakan tuliskan di bawah nanti saya jawab agar menjadi bahan tulisan dan ide-ide untuk postingan blog selanjutnya. 


Sekian dan salam.
Love,
M~

12 komentar:

  1. Baru tau alasan kenapa orang orang banyak yang pake skincare dari korea..rupanya begitu...
    Tfs ya...

    BalasHapus
  2. Nambah 1 pertanyaan:
    Produk2 yg Dewi review itu dikasih free sample, diendorse, atau beli sendiri? Sejauh mana Dewi terima endorse produk skin care? :D

    BalasHapus
  3. Hahaha.. Beneran ini pertanyaannya mewakili keresahanku selama ini. Bukan khusus buatmu, sih, Mbak. Tapi pertanyaaan umum tentang bagaimana mengawali memilih skincare, kenapa enggak yang alami, dan tentu saja bisa dipakai cowok atau enggak. Hahaha. Terima kasih atas informasinya! Oiya satu pertanyaan yang masih ada dibenakku, "Mengetahui kebutuhan kulit buat dikosmetikin itu bagaimana?"

    BalasHapus
  4. Aku baru seneng pake oil-oilan teh, argan, rosehip, emu, yaaaah mumpung suami masih iya iya aja aku belanja skincare. Kan investasi, huahahahah eh SK II itu kalo bisa makenya alias ngirit alias hemat jatohnya hemat kok, kalo yang geday bisa buat setaun. Jatohnya sebulan 100 rebu doang, tapi ya... Makenya ngirit.. setetes aja diitung!hihihi

    BalasHapus
  5. Bener, mbak. Bahan-bahan alami itu jg gk sepenuhnya aman buat kulit, ada bbrp org dengan tipe ulit sensitif yg malah enggak cocok.

    Soal cowok pakai skincare, haha suamiku jg suka pakai bahkan lbh telaten dr aku. Kalau aku sesempatnya aja, trus lbh sering gk sempet. Suami yg suka teaten oles2in malah haha :P

    BalasHapus
  6. Produk skincare emang cocok2an sih, ya. Dulu pernah dibilangin kl produk A yang dari luar negeri, oke tuh buat cuci muka. Eh pas dipake teryata malah kulit muka jadi kering. Ya udah deh, balik lagi ke yg lama aja. Itu juga ga tiap hari, kl perlu pake aja hehe.

    BalasHapus
  7. oh jadi yg dr Korea itu standar lbh aman ya. Cewek2, girlband sana make upnya lbh natural sih, kaya gak make up malahan.

    Nyobain macam make up jg enak yg kecil dl. Klau cocok,baru lanjut

    BalasHapus
  8. Hihihi aku juga sering dapat pertanyaan serupa 😊 Rencana mau dibuatin postingan blog juga, tapi mending diarahin ke blognya mbak dewi aja kali ya 😂 *ketauan malas menulis*

    BalasHapus
  9. Wahh udah banyak aja nih Faq-nya, iya sih akinjuga sering bertanya2 kalo mau beli produk skin care, terutama produk yg gk ada iklannya di tipi. Apalagi skrg bnyak masuk produk dr luar negeri dgn segambreng klaim manfaatny, tp balik lagi ke kebutuhan kulit dan jangkauang harga.. Hhee
    Maksih infonya mbak

    BalasHapus
  10. Kadang aku juga suka pakein suamiku skincare punyaku mba, biasanya sih sunblock sama maskeran bareng hihi

    BalasHapus
  11. aku jadi pengen ikutan nanya ke si mbak nih, punya pengalaman buruk waktu nyobain merek tertentu skincare nggak mbak? ehehhehee...

    BalasHapus
  12. Bener sih kalo emang mau coba coba produk harus beli yang kecil dulu soalnya klo kulit engga cocok bisa iritasi malahan bahaya

    BalasHapus

Wanna say something?
The comment is yours